Keistimewaan bersahabat dengan Al-Qur’an

0
259
Bersahabat Qur'an
Bersahabat Qur'an

Al-Qur’an merupakan kitab yang paling banyak dan paling kerap dibaca dan didengar oleh manusia di seluruh dunia. Setidak-tidaknya lima kali dalam sehari seluruh umat Islam membacanya dalam sholat. Setiap muslim harus percaya bahwa al-Qur’an adalah sumber nilai dan ajaran yang paling utama.

Al-Qur’an adalah firman / kalam Allah yang merupakan mukjizat terbesar yang diturunkan berupa wahyu kepada Rasulullah Muhammad saw. Al-Qur’an dikumpulkan pada satu mushaf mulai dari surat Al-Fatihah sampai surat An-Naas dan dinukil kepada kita secara mutawatir, membaca dan mempelajarinya merupakan ibadah yang mendapat pahala. Perintah membaca, mempelajari serta mengamalkan Al-Qur’an itu diperintahkan sejak dini supaya setelah dewasa jadi terbiasa untuk terus mengamalkan Al-qur’an.

Selain itu juga, setelah terbiasa menbaca, mempelajari, serta mengamalkan Al-qur’an itu dianjurkan untuk menjaganya sampai akhir hayat. Maksudnya, kebiasaan tersebut yakni membaca, mempelajari, serta mengamalkan Al-Qur’an yang sudah dilatih sejak dini harus bisa di istiqomahkan atau didawamkan hingga Allah SWT. memanggil kita.  Karena hal itu semua memiliki keistimewaan dan keutamaan bagi orang tersebut yang mau membaca, mempelajari, serta mengamalkan Al-Qur’an sejak dini dan mengistiqomahkannya sampai akhir hayat yang salah satunya Al-Qur’an tersebut kelak di Yaumil Qiamat akan memberi syafaat kepada ahlinya yaitu orang-orang yang mau membaca Al-qur’an, mempelajari serta mengamalkannya secara istiqomah.

Al- Qur’an merupakan kalam Allah SWT. yang merupakan mukjizat terbesar yang diberikan kepada Nabi Muhammad, yang berfungsi sebagai penyempurna kitab-kitab Allah lain yang diturunkan pada nabi-nabi sebelumnya (Taurat, Injil, dan Zabur) yang masih berupa mushaf/ lembaran-lembaran/ gulungan-gulungan, juga hanya berlaku pada masa kenabian tersebut.

Selain itu juga Al-Qur’an pun memiliki keistimewaan dan keutamaan dibandingkan dengan kitab-kitab yang lainnya diantaranya Al-qur’an member pedoman dan petunjuk hidup lengkap beserta hukum-hukum untuk kesejahteraan dan kebahagiaan seluruh umat manusia dimanapun berada serta disegala zaman atau periode waktu.

Kita sendiri sebagai umat muslim yang beriman wajib mengetahui pengertian dari al-Qur’an itu sendiri, selain itu kita juga harus memahami keutamaan-keutamaan dalam mempelajari, membaca, mengajarkan, dan mendengarkan ayat-ayat al-Qur’an beserta dalil-dalil dan hikmahnya.

Berpesan Abdul Malik bin Umair :
Satu-satunya manusia yang tidak tua adalah orang yang selalu membaca Al-Qur’an”.
“Manusia yang paling jernih akalnya adalah para pembaca Al-Qur’an
”.

Berpesan Al-imam Qurtubi:
Barang siapa yang membaca Al-Qur’an, maka Allah akan menjadikan ingatannya segar meskipun umurnya telah mencapai 100 tahun”.

Imam besar Ibrahim al-Maqdisi memberikan wasiat pada muridnya Abbas bin Abdi Daim rahimahullah :
Perbanyaklah membaca Al-Qur’an jangan pernah kau tinggalkan, kerana sesungguhnya setiap yang kamu inginkan akan di mudahkan setara dengan yang kamu baca”.

Berpesan Ibnu Solah:
Bahwasannya para Malaikat tidak diberi keutama’an untuk membaca Al-Qur’an, maka oleh karena itu para Malaikat bersemangat untuk selalu mendengar saja dari baca’an manusia”.

Berpesan Abu Zanad:
Di tengah malam, aku keluar menuju masjid Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam sungguh tidak ada satu rumahpun yang aku lewati melainkan pada nya ada yang membaca Al-Qur’an”.

Berpesan Shaikhul Islam ibnu Taimiyyah:         
Tidak ada sesuatu yang lebih bisa memberikan nutrisi otak, kesegaran jiwa, dan kesehatan tubuh serta mencakup segala kebahagiaan melebihi dari orang yang selalu melihat kitabullah ta’ala”.

Berpesan sebagian ahli tafsir :
Manakala kita menyibukkan diri dengan Al-Qur’an maka kita akan di banjiri oleh sejuta keberkahan dan kebaikan di dunia”.

Jadi sahabat sekalian pembaca Majalah Safinda, mari kita isi hari-hari kita di dunia ini dengan memperbanyak membaca Al Quran, mulai dari hari ini dan mulai saat ini juga. Insya Allah kita akan mendapatkan banyak hikmah, pahala dan keberkahan, baik di dunia ini maupun di akhirat kelak.

Allah berfirman yang artinya :

Ini adalah kitab yang kami turunkan kepadamu yang penuh keberkahan agar mereka mau mentadaburi ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran (yang baik).” (QS. Shad : 29)