DAHSYATNYA MEMBACA AL QUR’AN

0
430
Arek Ngaji
Arek Ngaji

Sebuah kisah betapa membaca alqur’an membawa manfaat yang luar biasa terhadap hidup manusia. Walaupun hanya dengan membaca saja tanpa pemahaman saja Al-Qur’an membawa manfaat yang luar biasa.

Pertama dari segi pahala ( kebaikan ) yang kita peroleh, satu huruf akan di nilai 10 kebaikan. Berapa banyak kebaikan yang kita peroleh jika kita membaca 1 surat, Subhanallah.

Kedua, membaca Al-Qur’an dapat membersihkan hati manusia yang membacanya jika ia rajin membacanya.Ya, hanya membacanya saja. Walaupun kita tidak mengetahui arti dari bacaan Alquan yang kita baca. Disinilah analogi tentang dahsyatnya membaca Al-Qur’an. Mengapa hanya dengan membacanya saja Al-Quran dapat memberikan manfaat yang luar biasa. Sedangkan apabila kita membaca buku atau novel yang notabene bahasanya tidak kita mengerti maka kita tidak memperoleh apa-apa artinya sia-sia belaka. Tetapi membaca Al-Qur’an dapat memberikan kedahsyatan yaitu dapat membersihkan hati manusia yang membacanya. Berikut analogi tentang manfaat Alqur’an tersebut:

Seorang kakek di Amerika yang beragama islam selalu membaca Al-Quran setiap hari, padahal kakek itu tidak mengerti apa yang ia baca karena ia tidak memahami bahasa Arab. Tapi kakek itu terus saja membaca Al-Quran dengan rajin setiap harinya. Suatu ketika cucu kakek tersebut bertanya kepadanya : Mengapa kakek selalu membaca Al-Qur’an padahal kakek tidak tahu artinya? bukan kah sia-sia saja pekerjaan kakek itu? Lau sang kakek menjawab dengan bijak:” Tidak ada yang sia-sia dalam membaca Alqura cucuku”. Lalu sang kakek mengajak cucunya kegudang dan menyuruhnya mengambil keranjang yang ada di dalam gudang tersebut. Kakek berkata : ” Coba kamu ambil keranjang itu dan ambillah air yang ada di kolam ( di depan mereka ada sebuah kolam yang berisi air) “. Lalu cucunya mengambil air di kolam tersebut dengan keranjang. Pertama ia mengambilnya maka air kolam tidak ada yang ia dapatkan. Ya, karena tahu saja kan bagaimana keranjang yang bolong-bolong dan tidak mungkin dapat tertampung air di dalamnya. Lalu ia berkata pada kakeknya : ” Kakek apakah yang saya lakukan ini adalah pekerjaan sia-sia ? kakek menjawab : Lakukan sekali lagi ! .  Maka cucunya pun melakukannya lagi, dengan berbagai cara, berlari, berjalan perlahan, tapi tidak setetes air pu yang ia dapatkan.

Lalu ia bertanya lagi pada kakeknya : Buat apa kakek menyuruh saya mengambil air dengan keranjang ini, bahkan tak satu tetes air pun yang saya dapatkan. Lalu kakek berkata pada cucunya : ” Cucuku yang aku sayangi, begini.. coba perhatikan  keranjang yang kamu gunakan untuk mengambil air di kolam itu, bagaimana bentuknya ? , Cucunya menjawab : ” Bersih dan kinclong kek”. Kakek berkata: ” cucuku, bukankah tadi  pada saat kamu mengambil keranjang itu dalam keaadaan hitam dan penuh debu?. Dan sekarang keranjang itu sudah bersih dan tidak kotor sama sekali. Walaupun tidak ada air yang kamu dapatkan, tapi keranjang yang kamu gunakan untuk mengambil air tersebut menjadi bersih.

Begitulah perumpamaan membaca Al-Qur’an, walaupun hanya membacanya saja tapi kakek selalu membacanya dengan sering dan berulang, maka tidak akan sia-sia yang kakek lakukan. Karena dengan membaca Al-Qur’an akan membuat  hati tenang dan bersih ( jauh dari prasangka dan pikiran buruk ) seperti keranjang yang kamu bawa tadi.

Ada 3 orang yang di rindukan oleh surga. Kalau kita semua merindukan surga, maka kali ini surga lah yang merindukan orang-orang ini. Yaitu :

1. Orang yang gemar membaca Al-Qur’an

2. Orang yang menjaga lidah

3. Orang yang gemar bersedekah

Jadi seperti itulah analogi tentang dahsyatnya membaca Al-Qur’an. Hanya dengan sering membacanya saja akan membuat hati manusia menjadi bersih. Apalagi jika kita membaca arti dan memahami isi Al-Qur’an, pasti kita akan mendapatkan kedahsyatan yang lebih dari sekedar membacanya saja. Semoga di bulan ramadhan tahun ini dapat menjadi momen kita untuk meningkatkan amal kita dengan membaca Al-Qur’an, dan kebiasaan membaca Al-Qur’an dapat kita teruskan di luar bulan ramadhan. Amiiiin.